Langsung ke konten utama

Angin Malam

Angin malam yang dingin
Menikam tubuh di gelapnya malam
Bunyi nyanyian serangga malam
Menandakan adanya tanda kehidupan

Angin malam yang dingin
Tahukah engkau apa yang kurasakan?
Tahaukah engkau apa yang kuresahkan?
Tahukan engkau apa yang kuinginkan di hidup ini?

Angin malam yang dingin
Bintang dan bulan adalah sahabat dekatmu
Menemanimu  di saat malam menjelang

Tapi, malam ini engkau kesepian
Tak ada bulan, dan tak ada pula bintang
Hanya engkau dan gelapnya malam

Angin malam, engkau telah kesepian
Dan akupun kesepian,
Tapi, engkau telah menyapa
Di saat air mata menetes terjatuh
Dengan menikam tubuhku di malam itu,
Aku menjadi sahabatmu 
dan engkau menjadi sahabatku

Wahai angin malam.



Mario, 09.56, 23 Juli 2013 

Muh. Aslan Syah
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Danau Universitas Hasanuddin

Saat itu, kududuk  di bawah sebuah pohon yang besar Di sebuah pinggir tangah danau  Kulihat barbagai macam aktivitas mahasiswa Memandang danau Universitas Hasanuddin Betapa indahnya suasana itu Seseorang memancing Sekelompok orang berdiskusi Seseorang bercinta Aku menatap mereka Kumelihatnya dan melukisnya dalam-dalam Kuteringat Pada suatu ketika dahulu Saat aku menyelesaikan pendidikanku di sekolah menengah atas Kuingin menjadi seorang mahasiswa di tempat ini Tapi, semuanya telah menjadi angan-angan yang telah berlalu Kupikir tugasku saat ini adalah belajar Dan membaca sebanyak mungkin Kuyakin tuhan mengetahui Yang tebaik untukku Maafkan aku, Kuterpesona dan terjatuh dengan keindahanmu Di danau Universitas Hasanuddin. Makassar, 12 Oktober 2013 Muh. Aslan Syah

Ketika Suara Adzan Tiba

Suara adzan telah tiba Ayam berkokok, petanda pagi menghampiri Udara terasa dingin  Menusuk jiwa-jiwa sunyi Ketika itu, aku masih dalam kelelahan panjang Mungkin aku dalam kelaparan Ataukah aku belum menyelesaikan sesuatu Cobalah untuk melawan kelelahan Membersihkan tubuh dengan air wudhu Bersembahyang dan meminta doa kepada Tuhan Selalu saja ketika itu,  Wajah kedua orang tuaku terbayang-bayang Kurindu mereka Kurindu akan suasana kecilku dulu Kuingin kembali. Manuruki, 05.00. 10 Desember 2013 Muh. Aslan Syah