Langsung ke konten utama

Bukit Hijau Yang Sepi

Kuterduduk dalam sebuah kesepian
Tak ada suara ku dengar satu pun
Hanya sore kemerahan dan segenggam harapan
Yang ingin mengantarkanku pada gelapnya malam 
Yang kini tiba menghampiriku

Kabut tipis-tipis mulai menghitam
Pepohonan menari-nari oleh hembusan angin malam
Angin membisikkan sebuah cerita ditelingaku

Cerita kosong rupanya
ku tak tahu apa yang ia katakan padaku
Hanya bisikan dan teriakan absurd menggelitik telingaku

Udara hangat memeluk tubuh
Akhirnya tibalah semua kegelisahan ini
Di suatu ketika di bukit hijau yang sepi

Apakah engkau juga merasakan itu?
Sebuah kegelisahan nyata  yang kupendam.


 
Mario, 17.30. 06 September 2013

Muh. Aslan Syah

Komentar