Langsung ke konten utama

Danau Universitas Hasanuddin

Saat itu, kududuk  di bawah sebuah pohon yang besar
Di sebuah pinggir tangah danau 
Kulihat barbagai macam aktivitas mahasiswa
Memandang danau Universitas Hasanuddin
Betapa indahnya suasana itu

Seseorang memancing
Sekelompok orang berdiskusi
Seseorang bercinta

Aku menatap mereka
Kumelihatnya dan melukisnya dalam-dalam

Kuteringat
Pada suatu ketika dahulu
Saat aku menyelesaikan pendidikanku di sekolah menengah atas
Kuingin menjadi seorang mahasiswa di tempat ini
Tapi, semuanya telah menjadi angan-angan yang telah berlalu

Kupikir tugasku saat ini adalah belajar
Dan membaca sebanyak mungkin
Kuyakin tuhan mengetahui
Yang tebaik untukku

Maafkan aku,
Kuterpesona dan terjatuh dengan keindahanmu
Di danau Universitas Hasanuddin.


Makassar, 12 Oktober 2013

Muh. Aslan Syah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Angin Malam

Angin malam yang dingin Menikam tubuh di gelapnya malam Bunyi nyanyian serangga malam Menandakan adanya tanda kehidupan Angin malam yang dingin Tahukah engkau apa yang kurasakan? Tahaukah engkau apa yang kuresahkan? Tahukan engkau apa yang kuinginkan di hidup ini? Angin malam yang dingin Bintang dan bulan adalah sahabat dekatmu Menemanimu  di saat malam menjelang Tapi, malam ini engkau kesepian Tak ada bulan, dan tak ada pula bintang Hanya engkau dan gelapnya malam Angin malam, engkau telah kesepian Dan akupun kesepian, Tapi, engkau telah menyapa Di saat air mata menetes terjatuh Dengan menikam tubuhku di malam itu, Aku menjadi sahabatmu  dan engkau menjadi sahabatku Wahai angin malam. Mario, 09.56, 23 Juli 2013   Muh. Aslan Syah  

Ketika Suara Adzan Tiba

Suara adzan telah tiba Ayam berkokok, petanda pagi menghampiri Udara terasa dingin  Menusuk jiwa-jiwa sunyi Ketika itu, aku masih dalam kelelahan panjang Mungkin aku dalam kelaparan Ataukah aku belum menyelesaikan sesuatu Cobalah untuk melawan kelelahan Membersihkan tubuh dengan air wudhu Bersembahyang dan meminta doa kepada Tuhan Selalu saja ketika itu,  Wajah kedua orang tuaku terbayang-bayang Kurindu mereka Kurindu akan suasana kecilku dulu Kuingin kembali. Manuruki, 05.00. 10 Desember 2013 Muh. Aslan Syah