Langsung ke konten utama

Danau Universitas Hasanuddin

Saat itu, kududuk  di bawah sebuah pohon yang besar
Di sebuah pinggir tangah danau 
Kulihat barbagai macam aktivitas mahasiswa
Memandang danau Universitas Hasanuddin
Betapa indahnya suasana itu

Seseorang memancing
Sekelompok orang berdiskusi
Seseorang bercinta

Aku menatap mereka
Kumelihatnya dan melukisnya dalam-dalam

Kuteringat
Pada suatu ketika dahulu
Saat aku menyelesaikan pendidikanku di sekolah menengah atas
Kuingin menjadi seorang mahasiswa di tempat ini
Tapi, semuanya telah menjadi angan-angan yang telah berlalu

Kupikir tugasku saat ini adalah belajar
Dan membaca sebanyak mungkin
Kuyakin tuhan mengetahui
Yang tebaik untukku

Maafkan aku,
Kuterpesona dan terjatuh dengan keindahanmu
Di danau Universitas Hasanuddin.


Makassar, 12 Oktober 2013

Muh. Aslan Syah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beberapa Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Era Reformasi

BAB II PEMBAHASAN A.     Sejarah Perkembangan Hak Asasi Manusia di Indonesia Sejarah perkembangan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia sudah ada sejak lama. Indonesia adalah negara berdasarkan hukum, hal ini dapat kita lihat dengan tegas di dalam penjelasan UUD NRI tahun 1945. Dalam negara hukum mengandung pengertian setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama di hadapan hukum, tidak ada satu pun yang mempunyai kekebalan dan keistimewaan terhadap hukum. Salah satu tujuan hukum adalah untuk menciptakan keadilan di tengah-tengah pergaulan masyarakat, sedangkan keadilan adalah salah satu refleksi dari pelaksanaan hak asasi manusia dan hukum adalah keterkaitan yang erat, karena dalam pelaksanaan hak asasi manusia. Keterkaitan antara hak asasi manusia dan hukum adalah keterkaitan yang erat, karena dalam pelaksanaan hak asasi manusia adalah masuk ke dalam persoalan hukum dan harus diatur melalui ketentuan hukum. Peran Indonesia dalam perjuangan hak asasi int...

Angin Malam

Angin malam yang dingin Menikam tubuh di gelapnya malam Bunyi nyanyian serangga malam Menandakan adanya tanda kehidupan Angin malam yang dingin Tahukah engkau apa yang kurasakan? Tahaukah engkau apa yang kuresahkan? Tahukan engkau apa yang kuinginkan di hidup ini? Angin malam yang dingin Bintang dan bulan adalah sahabat dekatmu Menemanimu  di saat malam menjelang Tapi, malam ini engkau kesepian Tak ada bulan, dan tak ada pula bintang Hanya engkau dan gelapnya malam Angin malam, engkau telah kesepian Dan akupun kesepian, Tapi, engkau telah menyapa Di saat air mata menetes terjatuh Dengan menikam tubuhku di malam itu, Aku menjadi sahabatmu  dan engkau menjadi sahabatku Wahai angin malam. Mario, 09.56, 23 Juli 2013   Muh. Aslan Syah