Langsung ke konten utama

Kuingin Segera

Ketika telah tiba dipenghujung tahun ini
Ketika hujan kian datang membasahi kota
Matahari tak pernah muncul ketika itu
Kuingin semuanya telah usai
Berlalu tanpa luka

Suara-suara merdu di kampus
Teriakan-teriakan seorang demontran
Orang-orang yang dipersimpangan kiri jalan
Orang-orang kanan, bahkan orang alim
Menemani hari-hariku sajak dulu

di tempat ini, Universitas Negeri Makassar
Aku masih ingat semuanya 3 tahun yang lalu
Ketika itu aku masih menggunakan pakaian hitam dan putih
Kira-kira akulah orang yang paling bodah di masa itu
Namun, aku datang dalam perbedaan

Ketika malam tiba
Kuhabiskan waktuku untuk menulis dan berfikir
Rasanya bukanlah sesuatu yang sulit untukku
Kuingin  menyelesaikannya
Kuingin pergi jauh, meninggalkan kota ini
Belajar hukum dan sastra di Universitas Indonesia
Berdiskusi bersama teman-taman bijak
Menemukan buku yang tak pernah kusentuh
Kuingin menemukannya.


Manuruki, 04.25. 10 Desember 2013

Muh. Aslan Syah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Danau Universitas Hasanuddin

Saat itu, kududuk  di bawah sebuah pohon yang besar Di sebuah pinggir tangah danau  Kulihat barbagai macam aktivitas mahasiswa Memandang danau Universitas Hasanuddin Betapa indahnya suasana itu Seseorang memancing Sekelompok orang berdiskusi Seseorang bercinta Aku menatap mereka Kumelihatnya dan melukisnya dalam-dalam Kuteringat Pada suatu ketika dahulu Saat aku menyelesaikan pendidikanku di sekolah menengah atas Kuingin menjadi seorang mahasiswa di tempat ini Tapi, semuanya telah menjadi angan-angan yang telah berlalu Kupikir tugasku saat ini adalah belajar Dan membaca sebanyak mungkin Kuyakin tuhan mengetahui Yang tebaik untukku Maafkan aku, Kuterpesona dan terjatuh dengan keindahanmu Di danau Universitas Hasanuddin. Makassar, 12 Oktober 2013 Muh. Aslan Syah

Angin Malam

Angin malam yang dingin Menikam tubuh di gelapnya malam Bunyi nyanyian serangga malam Menandakan adanya tanda kehidupan Angin malam yang dingin Tahukah engkau apa yang kurasakan? Tahaukah engkau apa yang kuresahkan? Tahukan engkau apa yang kuinginkan di hidup ini? Angin malam yang dingin Bintang dan bulan adalah sahabat dekatmu Menemanimu  di saat malam menjelang Tapi, malam ini engkau kesepian Tak ada bulan, dan tak ada pula bintang Hanya engkau dan gelapnya malam Angin malam, engkau telah kesepian Dan akupun kesepian, Tapi, engkau telah menyapa Di saat air mata menetes terjatuh Dengan menikam tubuhku di malam itu, Aku menjadi sahabatmu  dan engkau menjadi sahabatku Wahai angin malam. Mario, 09.56, 23 Juli 2013   Muh. Aslan Syah  

Ketika Suara Adzan Tiba

Suara adzan telah tiba Ayam berkokok, petanda pagi menghampiri Udara terasa dingin  Menusuk jiwa-jiwa sunyi Ketika itu, aku masih dalam kelelahan panjang Mungkin aku dalam kelaparan Ataukah aku belum menyelesaikan sesuatu Cobalah untuk melawan kelelahan Membersihkan tubuh dengan air wudhu Bersembahyang dan meminta doa kepada Tuhan Selalu saja ketika itu,  Wajah kedua orang tuaku terbayang-bayang Kurindu mereka Kurindu akan suasana kecilku dulu Kuingin kembali. Manuruki, 05.00. 10 Desember 2013 Muh. Aslan Syah